Rabu, 17 Juni 2015

Awal Mula munculnya demam Korea

Korea? Bukan negara yang asing bukan? Negara yang mempunyai berjuta prestasi didunia industri musik maupun industri perfilman yang pastinya udah pada tau lah, Korea itu seperti apa. Kali ini aku bakalan share buat pecinta drama korea. Siapa sih yang gak tau drama korea? Hampir setiap tahun dan beberapa stasiun tv belakangan ini an sering muterin lagu kayak gitu.
Kalau berbicara dunia drama nya pastinya pada tertarik dengan tampang pemain drama, style nya terus gaya berpakaiannya dan karakternya. Kali ini aku mau share tentang asal-usul perfilman di Korea. Yukk langsung baca aja.

Awal Mula Munculnya Demam Korea
Kegemaran akan budaya pop Korea dimulai di Republik Rakyat Tiongkok dan Asia Tenggara mulai akhir 1990-an. Istilah Hanliu (韓流, Bahasa Korea:한류;Hallyu) diadopsi oleh media Cina setelah album musik pop Korea, HOT, dirilis di Cina. Serial drama TV Korea mulai diputar di Cina dan menyebar ke negara-negara lain seperti Hongkong, Vietnam, Thailand, Indonesia, Filipina, Amerika Serikat, Amerika Latin dan Timur Tengah. Pada saat ini, Hallyu diikuti dengan banyaknya perhatian akan produk Korea Selatan, seperti masakan, barang elektronik, musik dan film. Fenomena ini turut mempromosikan Bahasa Korea dan budaya Korea ke berbagai negara. Pemerintah Korea sendiri sangat mendukung dan memiliki peran dalam mewabahnya hallyu. Dukungan tersebut diwujudkan dengan menghindarkan diri dari gempuran industri entertaiment dari barat. Hal ini menjadikan orang korea sendirilah yang harus menciptakan produk-produk media massanya sendiri. Selain itu dukungan dari pemerintah juga diwujudkan melalui berbagai event seni seperti festival-festival film dan music bertaraf. Internasional.

Drama Korea merupakan penyebab dari mulainya demam Korea di berbagai negara. Warga Korea Selatan suka menonton drama, film dan juga mendengar musik. Perusahaan TV Korea mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi drama dan beberapa diantaranya yang mencetak kesuksesan, diekspor ke luar negeri. Drama televisi yang memicu demam Korea antara lain, Winter Sonata, Dae Jang Geum, Stairway to Heaven, Beautiful Days dan Hotelier. Fenomena ini turut mempromosikan Bahasa Korea dan budaya. Tak hanya alur ceritanya yang kuat, genre yang bervariasi dan juga akting dari para pemeran yang dapat dengan mudah menangis secara natural menyebabkan banyak penduduk Asia yang melihat drama Korea menjadi terenyuh hatinya. Selain itu, cerita yang ditampilkan sesuai dengan budaya masyarakat Asia pada umumnya, konsep mengenai cinta sejati, pengorbanan, dan konsep kehidupan lain yang tergambar dalam drama Korea tidak bertentangan terlalu jauh dengan konsep kehidupan yang ada pada masyarakat Asia pada umumnya. Faktor-faktor tersebut menjadikan drama Korea lebih mengena bagi masyarakat Asia dibandingkan dengan drama dari Barat.

Sumber :  https://id.wikipedia.org/wiki/Hallyu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar